LAYANAN

IT Inventory untuk traceability dan kontrol operasional kepabeanan

IT Inventory perlu menjaga keterkaitan antara transaksi, pergerakan persediaan, dokumen operasional, dan data yang dibutuhkan untuk penelusuran.

MASALAH OPERASIONAL

Data customs sulit dipercaya ketika sumbernya terpisah

Rekonsiliasi manual dan identifier yang tidak konsisten dapat memutus hubungan antara dokumen, transaksi ERP, movement warehouse, dan saldo persediaan.

  • Referensi dokumen tidak konsisten pada transaksi
  • Pergerakan fisik tidak segera tercermin pada data
  • Rekonsiliasi membutuhkan penggabungan file manual
  • Audit trail perubahan dan koreksi tidak cukup jelas

TARGET OUTCOME

Traceability yang dibangun dari transaksi operasional

Sistem membantu menjaga relasi data, histori aktivitas, dan dasar rekonsiliasi agar informasi dapat ditelusuri secara lebih konsisten.

  • Identifier transaksi dan dokumen dirancang konsisten
  • Persediaan dan movement memiliki sumber data yang jelas
  • Laporan dapat ditelusuri ke transaksi pendukung
  • Correction workflow dan audit trail terdokumentasi

RUANG LINGKUP SOLUSI

IT Inventory sebagai bagian dari arsitektur ERP dan warehouse

Assessment mencakup proses bisnis, sumber data, master data, hubungan dokumen, inventory movement, pelaporan, akses pengguna, dan kebutuhan integrasi.

  • Data mapping transaksi, dokumen, dan inventory
  • Traceability serta reconciliation workflow
  • Reporting dan controlled correction
  • Integrasi ERP, warehouse, dan customs workflow

INTEGRATION CONSIDERATIONS

Sistem inti tetap harus terhubung dengan konteks operasionalnya

Konsistensi IT Inventory bergantung pada desain hubungan ERP, warehouse, manufacturing, dokumen customs, dan interface yang relevan. Error handling serta rekonsiliasi harus menjadi bagian dari scope, bukan aktivitas tambahan setelah go-live.

IMPLEMENTATION APPROACH

Dimulai dari assessment, bukan asumsi

Tim memetakan proses existing, sumber data, kontrol, dependensi, dan risiko perubahan. Rancangan kemudian diturunkan menjadi prioritas implementasi, integrasi, pengujian, kesiapan pengguna, dan tahapan rollout yang disepakati.

Konfigurasi dan ruang lingkup IT Inventory harus disesuaikan dengan proses perusahaan serta ketentuan yang berlaku. Informasi ini bukan nasihat hukum dan tidak menjamin hasil audit atau persetujuan instansi.

LANGKAH BERIKUTNYA

Mulai dari assessment aliran transaksi dan dokumen existing

Ceritakan proses, kendala, dan sistem yang saat ini digunakan. Assessment awal membantu menentukan prioritas dan ruang lingkup yang realistis.

Minta Assessment IT Inventory